Indonesia Siap Operasikan Kapal Induk Pertama, Giuseppe Garibaldi Perkuat Doktrin Maritim TNI AL

Nasional12 Dilihat

Pada geladaknya, kapal ini dapat mengoperasikan hingga 16 pesawat tempur STOVL jenis AV-8B Harrier II atau kombinasi dengan sekitar 18 helikopter. Konfigurasi tersebut dinilai cocok untuk negara kepulauan seperti Indonesia karena tidak membutuhkan landasan pacu panjang untuk operasi udara.

Dari sisi pertahanan, kapal ini dibekali sistem rudal pertahanan udara Aspide, meriam anti-udara Oto Melara kaliber 40 mm, serta perangkat peperangan anti-kapal selam (ASW). Sistem radar dan manajemen tempurnya berstandar NATO, memungkinkan integrasi dalam operasi gabungan dan pengendalian misi secara komprehensif.

Dengan kombinasi kemampuan udara, laut, dan bawah laut, kapal ini tidak hanya berfungsi sebagai pangkalan udara terapung, tetapi juga sebagai pusat komando bergerak yang mampu beroperasi dalam lingkungan konflik multidimensi.

Jika resmi bergabung dalam armada TNI AL, kehadiran Giuseppe Garibaldi diproyeksikan akan memperkuat posisi Indonesia sebagai kekuatan maritim regional sekaligus meningkatkan daya gentar pertahanan nasional di kawasan Indo-Pasifik.

Baca juga:  Presiden Prabowo Berikan Apresiasi kepada Atlet dan Pelatih Indonesia Peraih Medali di Sea Games ke-33

Komentar