Kadin Sultra Gaspol Dukung Program Gubernur, Pasar Murah Jadi Langkah Awal

Di Kolaka, misalnya, tingkat inflasi tercatat mencapai 6,75 persen. Kondisi tersebut mendorong perlunya kehadiran pasar murah sebagai instrumen stabilisasi harga sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Kadin memastikan ketersediaan komoditas pokok seperti beras, telur, dan minyak goreng tetap aman dan terjangkau.

Tak hanya itu, Kadin Sultra juga mendorong penguatan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Ribuan pelaku UMKM akan dibina secara berkelanjutan, dengan target sekitar 3.000 pelaku usaha didorong naik kelas menjadi PT Perorangan agar lebih profesional dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Anton menjelaskan, keterlibatan UMKM binaan Kadin dalam rantai pasok Gerakan Pasar Murah juga menjadi bagian dari skema besar pemerintah dalam membangun sistem distribusi pangan skala provinsi. Dengan begitu, perputaran ekonomi lokal dapat berlangsung lebih sehat dan berkelanjutan.

“Sinergi ini mencakup pengendalian harga, jaminan stok, hingga penyediaan ruang usaha bagi UMKM. Kadin siap mengawal kebijakan Gubernur agar benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat Sulawesi Tenggara,” pungkasnya.

Baca juga:  Respon Wabup Kolut, Pemprov: Ruas Porehu-Tolala-Batu Putih Diusul Lewat Inpres Jalan Daerah

Komentar