KENDARI, NUSANTARAVOICE.COM — Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menegaskan bahwa transformasi birokrasi dan penerapan e-government merupakan agenda strategis yang tidak dapat ditunda di tengah dinamika pemerintahan yang semakin kompleks.
Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menjadi keynote speaker pada Simposium Nasional Asosiasi Program Studi Ilmu Pemerintahan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (AIPPTM) bertema “Transformasi Digital dan E-Government dalam Mewujudkan Pemerintahan yang Responsif dan Transparan” yang digelar di Universitas Muhammadiyah Kendari, Selasa (10/2/2026).
Dalam paparannya, Andi Sumangerukka mengungkapkan bahwa sejak awal memimpin Sultra, ia menetapkan dua fokus utama sebagai landasan kebijakan pemerintahannya, yakni menyelesaikan berbagai persoalan daerah serta memastikan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Dua hal yang saya pikirkan di awal pemerintahan adalah bagaimana menyelesaikan masalah dan bagaimana menyejahterakan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, transformasi birokrasi dan digitalisasi pemerintahan menjadi instrumen penting untuk mewujudkan kedua tujuan tersebut. Penerapan e-government dinilai mampu mendorong inovasi, memperkuat akuntabilitas, serta meningkatkan kualitas dan kecepatan pelayanan publik.
“E-government hadir untuk mempermudah pelayanan publik,” tegasnya.







Komentar