Pulau Bokori Jadi Titik Awal Reformasi Pariwisata Sultra, Kadis Pariwisata Turun Langsung Evaluasi Lapangan

Berita101 Dilihat

KENDARI, NUSANTARAVOICE.COM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mulai mengambil langkah tegas dalam membenahi sektor pariwisata daerah. Kepala Dinas Pariwisata Sultra, Ridwan Badallah, menjadikan Taman Wisata Pulau Bokori sebagai lokasi awal evaluasi menyeluruh melalui kunjungan kerja intensif selama dua hari, Sabtu–Minggu (7–8 Februari 2026).

Kunjungan tersebut dilakukan dengan pendekatan langsung ke lapangan. Ridwan Badallah bahkan memilih menginap di Pulau Bokori guna melihat secara nyata kondisi destinasi wisata unggulan Sultra, baik dari sisi infrastruktur, fasilitas, maupun kebersihan kawasan.

Dalam peninjauan itu, perhatian serius diarahkan pada kondisi jembatan penghubung kawasan wisata yang dinilai sudah tidak representatif dan berisiko bagi keselamatan pengunjung. Menurutnya, pembiaran terhadap infrastruktur rusak berpotensi merusak citra pariwisata daerah.

“Pariwisata tidak bisa tumbuh jika aspek keamanan dan kenyamanan diabaikan. Ini harus dibenahi secara menyeluruh,” ujar Ridwan di sela-sela peninjauan.

Selain akses utama, jajaran Dinas Pariwisata Sultra juga melakukan pengecekan terhadap villa penginapan, sistem penerangan kawasan, serta ketersediaan air bersih. Ketiga aspek tersebut dinilai sebagai standar dasar yang wajib dipenuhi sebuah destinasi wisata unggulan.