Pulau Bokori Jadi Titik Awal Reformasi Pariwisata Sultra, Kadis Pariwisata Turun Langsung Evaluasi Lapangan

Berita175 Dilihat

Tak hanya fokus pada aspek teknis, Ridwan Badallah juga menunjukkan komitmen moral terhadap pengelolaan lingkungan. Ia terlihat memungut sampah di area wisata, sebagai simbol ajakan kepada pengelola dan masyarakat sekitar agar menjaga kebersihan Pulau Bokori secara berkelanjutan.

Aksi tersebut menjadi penegasan bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga perubahan pola pikir dalam merawat destinasi.

Kunjungan kerja ini sekaligus menandai awal percepatan penataan Pulau Bokori sebagai ikon wisata bahari Sulawesi Tenggara. Dinas Pariwisata Sultra menargetkan penataan kawasan yang lebih tertib, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan konsep pariwisata ramah lingkungan.

Dengan langkah awal yang langsung menyentuh persoalan lapangan, Pulau Bokori diharapkan mampu kembali bersaing sebagai destinasi wisata unggulan yang aman, nyaman, dan berdaya saing tinggi di tingkat regional maupun nasional.

Baca juga:  Narasi AP2 Runtuh: Tak Ada APBD Dikelola, Tuduhan ke RB Dinilai Fitnah dan Hoax

Komentar