Bank Sultra Raih Posisi Dua Terbaik Akuisisi QRIS 2025 di Forum BMPD Sultra

Melalui pendekatan seni dan budaya, Bank Indonesia mendorong peningkatan literasi masyarakat agar semakin mencintai Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara, bangga menggunakannya dalam setiap transaksi, serta paham cara memperlakukan Rupiah secara bijak.

Menanggapi peluncuran album tersebut, Andri Permana Diputra Abubakar menyatakan dukungannya terhadap inovasi edukasi yang dilakukan Bank Indonesia dan BMPD Sultra. Menurutnya, sinergi antarlembaga perbankan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Ini adalah pendekatan yang kreatif dan relevan dengan generasi saat ini. Selain mengedukasi masyarakat, forum ini juga menjadi ruang strategis bagi pimpinan perbankan untuk menyelaraskan program kerja tahun 2026,” katanya.

Sementara itu, Kepala KPwBI Sultra, Edwin Permadi, menekankan pentingnya menjaga soliditas dan kolaborasi antaranggota BMPD di tengah tantangan target perbankan tahun 2026. Ia menyebutkan bahwa forum informal seperti ini menjadi ruang penting untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan.

“Tahun 2026 akan diwarnai dengan agenda digitalisasi sistem pembayaran dan peningkatan literasi Rupiah yang lebih masif. Kami berharap seluruh anggota BMPD dapat terus berkolaborasi dan menjalankan program dengan semangat positif,” ujar Edwin.

Selain itu, BMPD Sultra juga memaparkan rencana peningkatan anggaran program kerja tahun 2026 yang diproyeksikan mencapai Rp1,22 miliar, meningkat dibanding tahun sebelumnya. Kegiatan ditutup dengan diskusi santai sembari menikmati panorama matahari terbenam di Teluk Kendari, sekaligus mengampanyekan penggunaan QRIS dalam setiap transaksi sebagai bagian dari percepatan digitalisasi ekonomi daerah.

Baca juga:  Bank Sultra Resmikan PKB Baru, Komitmen Perkuat Sinergi Manajemen dan Karyawan

Komentar