Saif al-Islam Gaddafi Dilaporkan Tewas dalam Penyerangan di Libya Barat

Internasional8 Dilihat

LIBYA BARAT, NUSANTARAVOICE.COM – Saif al-Islam Gaddafi, putra mendiang pemimpin Libya Muammar Gaddafi, dilaporkan meninggal dunia setelah kediamannya di Zintan diserang kelompok bersenjata tak dikenal, Selasa siang waktu setempat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, serangan terjadi sekitar pukul 14.00 ketika sejumlah orang bersenjata memasuki rumah Saif al-Islam. Para pelaku diduga terlebih dahulu melumpuhkan sistem keamanan sebelum terjadi kontak senjata di dalam lokasi. Saif al-Islam dilaporkan tewas di tempat kejadian.

Penasihat politik Saif, Abdullah Othman Abdurrahim, mengatakan para penyerang berjumlah empat orang dan menutup wajah mereka. Hingga kini, motif serangan masih belum diketahui secara pasti.

Mantan juru bicara Muammar Gaddafi, Moussa Ibrahim, menyebut peristiwa tersebut sebagai tindakan pengkhianatan. Ia mengaku sempat berkomunikasi dengan Saif al-Islam beberapa hari sebelum kejadian. Dalam percakapan itu, Saif disebut tidak membahas politik praktis, melainkan kondisi Libya dan harapannya agar negara itu segera keluar dari konflik berkepanjangan.

Saif al-Islam merupakan tokoh sentral dalam pemerintahan Libya sebelum jatuhnya rezim Gaddafi pada 2011. Ia lama dipandang sebagai figur pewaris kekuasaan dan berperan penting dalam membuka hubungan Libya dengan dunia Barat pada awal 2000-an. Latar belakang pendidikannya di London School of Economics sempat menguatkan citranya sebagai tokoh reformis.

Baca juga:  Poros Anti-Barat Unjuk Kekuatan di Beijing, China Tampil sebagai Pusat Dunia

Komentar