Rilis Terbesar Berkas Epstein Dibuka Pemerintah AS, Tokoh Dunia Kembali Disorot

Internasional4 Dilihat

Donald Trump kembali menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui dan tidak terlibat dalam kejahatan Epstein. Pemerintah AS menyatakan sebagian tuduhan dalam dokumen berasal dari laporan anonim yang tidak diverifikasi.

Elon Musk mengakui adanya komunikasi email dengan Epstein pada masa lalu, namun menegaskan tidak pernah mengunjungi pulau milik Epstein dan mendukung penuntutan tegas terhadap pelaku eksploitasi seksual anak.

Sementara itu, pihak Bill Gates menyebut sejumlah klaim sensasional dalam berkas sebagai tuduhan palsu dan tidak berdasar.

Di sisi lain, rilis besar-besaran dokumen ini menuai kritik dari kelompok pembela korban. Mereka menilai masih terdapat dokumen yang berpotensi membuka identitas korban, meskipun undang-undang mewajibkan penyuntingan untuk melindungi mereka.

Kementerian Kehakiman AS menyatakan proses pengeditan dan peninjauan dokumen masih dapat berlanjut apabila ditemukan pelanggaran terhadap perlindungan korban.

Meski pemerintah AS menyebut proses utama peninjauan berkas telah selesai, sejumlah anggota Kongres mempertanyakan keberadaan jutaan dokumen lain yang belum dirilis ke publik. Perdebatan mengenai transparansi, akuntabilitas, dan dugaan perlindungan terhadap elite global pun diperkirakan masih akan berlanjut.

Baca juga:  rump Ancam Putin dengan Tarif dan Sanksi untuk Akhiri Perang Ukraina

Komentar