Selain itu, petugas akan meningkatkan kegiatan patroli dan penjagaan di lokasi-lokasi yang rawan pelanggaran dan kecelakaan, guna menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan kondusif. Penegakan hukum tetap dilakukan secara selektif melalui tilang elektronik maupun manual terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan pengguna jalan, disertai teguran secara humanis.
Upaya terakhir adalah penanganan dan penyidikan kecelakaan lalu lintas secara profesional, proporsional, dan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Operasi Keselamatan Nala 2026 melibatkan personel gabungan dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP Kabupaten Bengkulu Utara. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengamanan lalu lintas, khususnya menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Polres Bengkulu Utara mengajak seluruh pengguna jalan untuk mematuhi aturan berlalu lintas, melengkapi surat kendaraan, serta selalu mengutamakan keselamatan demi terwujudnya lalu lintas yang tertib dan aman.











Komentar