Anjloknya harga emas Antam tak lepas dari gejolak pasar emas global. Harga emas dunia menutup pekan terakhir Januari 2026 dengan volatilitas ekstrem. Setelah sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah, emas justru mengalami aksi jual besar-besaran dan mencatatkan penurunan harian terdalam sejak 1983.
Mengacu data Refinitiv, harga emas spot pada perdagangan Jumat (30/1/2026) ditutup melemah 9,8% ke level US$4.864,35 per troy ounce. Sepanjang perdagangan, emas sempat anjlok hingga 9,5% ke posisi US$4.883,62, setelah sehari sebelumnya menyentuh puncak historis di US$5.594,82 per troy ounce.
Pada Jumat kemarin, harga emas bahkan sempat bergerak sangat volatil. Logam mulia ini sempat menyentuh level US$5.450 sebelum akhirnya dibanting tajam hingga ke posisi terendah di sekitar US$4.695,23 per troy ounce pada pukul 02.30 WIB.
Tekanan kuat di pasar global tersebut kini ikut dirasakan pasar domestik, tercermin dari anjloknya harga emas Antam Logam Mulia di dalam negeri.
