Era Curiga Berakhir? Pertamina Buka Takaran BBM Real-Time di SPBU

JAKARTA, NUSANTARAVOICE.COM- Memasuki pekan ketiga Januari 2026, PT Pertamina (Persero) resmi melakukan lompatan besar dalam layanan konsumen dengan mengaktifkan fitur “Fuel-Trust” secara serentak di seluruh Indonesia. Inovasi yang terintegrasi dengan aplikasi MyPertamina ini memungkinkan setiap pengendara untuk memantau akurasi takaran nozzle dan kualitas oktan secara langsung saat pengisian berlangsung. Langkah ini diambil bukan sekadar mengikuti tren digitalisasi, melainkan sebagai jawaban konkret atas kegelisahan publik selama bertahun-tahun mengenai transparansi volume BBM di SPBU.

Sentimen positif pun langsung membanjiri ruang digital tak lama setelah fitur ini diluncurkan. Publik memberikan apresiasi tinggi karena teknologi sensor terbaru ini memberikan rasa aman yang belum pernah ada sebelumnya. Tidak ada lagi kecurigaan akan adanya kecurangan takaran, karena sertifikat tera digital dari Metrologi kini bisa diakses dalam satu genggaman. Transformasi ini dianggap sebagai kado awal tahun bagi masyarakat yang mendambakan keadilan energi di setiap tetes bahan bakar yang mereka beli.

Direktur Gagas Nusantara, dalam keterangannya menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah berani ini. Menurutnya, inovasi ini adalah bentuk penghormatan terhadap hak konsumen. “Kita harus mengapresiasi keberanian Pertamina dalam membuka akses data real-time kepada masyarakat. Ini adalah standar baru dalam industri energi dunia di tahun 2026, di mana kepercayaan publik dibangun melalui transparansi mutlak, bukan sekadar janji di atas kertas,” ujar Romadhon Jasn saat dihubungi awak media hari ini, Senin (19/1/2026).

Baca juga:  Visioner Indonesia Imbau Masyarakat Waspadai Hoaks Kelangkaan LPG 3 Kg

Selain transparansi takaran, Pertamina juga mempercepat operasional 3.000 Green Station yang seluruh energinya bersumber dari panel surya. Stasiun pengisian ini tidak hanya melayani BBM ramah lingkungan standar Euro 5, tetapi juga menjadi pusat ekosistem kendaraan listrik dengan fasilitas battery swapping yang lebih modern. Keberadaan stasiun-stasiun hijau ini mempertegas komitmen perusahaan dalam mendukung target swasembada energi hijau yang dicanangkan pemerintah mulai awal tahun 2026 ini.

Komentar