Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyatakan bahwa Sekolah Rakyat merupakan langkah berani yang lahir dari keyakinan bahwa pendidikan adalah kunci utama memutus rantai kemiskinan.
Ia menegaskan, negara tidak boleh membiarkan anak-anak Indonesia tertinggal hanya karena kondisi ekonomi keluarganya. Menurut Presiden, investasi terbesar bangsa adalah pada manusia, bukan semata infrastruktur fisik.
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat mulai berjalan sejak Juli tahun lalu dan kini telah berkembang pesat. Hingga awal 2026, tercatat 166 titik Sekolah Rakyat telah beroperasi di 131 kabupaten/kota.
Program ini saat ini menampung 15.954 siswa yang didampingi oleh 2.218 guru serta 4.889 tenaga kependidikan. Selain pendidikan formal, Sekolah Rakyat juga terintegrasi dengan program kesejahteraan sosial guna memastikan kebutuhan dasar siswa terpenuhi.
Pemerintah menargetkan Sekolah Rakyat menjadi fondasi kuat pembangunan manusia Indonesia, sekaligus instrumen strategis dalam menciptakan generasi yang mandiri, berdaya saing, dan berkeadilan.







Komentar