Puncak acara ditandai dengan penyerahan simbolis KTA kepada 12 perwakilan masyarakat dari beragam latar belakang, mulai dari buruh harian, mahasiswa, pengemudi ojek online, pedagang kecil, guru madrasah, guru TPA, hingga perempuan pelaku usaha kecil. Kartu keanggotaan tersebut diserahkan langsung oleh Anies Baswedan.
Ketua Umum DPP Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, mengatakan peluncuran ini menjawab pertanyaan publik terkait mekanisme bergabung dengan Gerakan Rakyat. Menurutnya, gerakan ini terbuka bagi seluruh warga negara yang ingin terlibat dalam perjuangan menuju Indonesia yang adil dan makmur.
“Banyak yang bertanya bagaimana caranya menjadi bagian dari Gerakan Rakyat. Hari ini adalah jawabannya,” kata Sahrin.
Salah satu anggota, Safei (56), warga Depok, Jawa Barat, mengaku bergabung karena ketertarikannya pada sosok Anies Baswedan. Ia menyebut pendaftaran anggota dilakukan secara terbuka dan mudah tanpa persyaratan khusus.
“Tidak ada syarat apa pun, cukup mengisi tautan pendaftaran. Saya dapat link dari teman,” ujarnya.
Dengan dibukanya pendaftaran anggota secara nasional, Gerakan Rakyat berharap dapat menghimpun partisipasi masyarakat luas untuk memperkuat gerakan sosial-politik yang berpihak pada kepentingan rakyat.







Komentar