Tim forensik dan balistik telah dikerahkan ke lokasi untuk mengumpulkan bukti. Polisi kini memburu tiga tersangka yang diyakini terlibat langsung dalam serangan mematikan tersebut.
“So far, we are on a manhunt. For now, we are looking for three suspects,” ujar Mathe menegaskan.
Penembakan ini menambah daftar panjang aksi kekerasan massal di Afrika Selatan, negara berpenduduk 63 juta jiwa yang tercatat memiliki salah satu tingkat pembunuhan tertinggi di dunia. Data kepolisian menunjukkan, antara April hingga September, lebih dari 60 orang tewas setiap hari akibat kekerasan di negara itu.
Kepolisian Afrika Selatan terus berupaya menekan gelombang kriminalitas yang dipicu oleh maraknya senjata api ilegal, konsumsi alkohol, dan aktivitas kelompok kriminal.







Komentar