Sebagai Ketua Kelompok Riset Geovisualisasi dan Infrastruktur Geoinformatika BRIN sejak 2024, serta Researcher di Indonesia Synthetic Aperture Radar Information Center (INASAR) sejak 2002, Joko Widodo memiliki rekam jejak panjang dalam pemanfaatan teknologi geospasial.
Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Task Force Penanggulangan Bencana di Sumatra (2025-sekarang), ia bertanggung jawab memimpin gugus tugas BRIN untuk memastikan penanganan bencana di wilayah tersebut didukung oleh data riset dan inovasi teknologi terkini. Sumatra, yang rentan terhadap bencana seperti banjir dan longsor, akan sangat bergantung pada analisis spasial dan data cepat yang disediakan oleh tim di bawah kepemimpinan beliau.
Dengan latar belakang pendidikan yang juga meliputi Ilmu Lingkungan dari Universitas Indonesia (2011) dan Geografi dari Universitas Gadjah Mada (1999), kombinasi ilmu pengetahuan alam dan teknologi canggih ini menempatkan Joko Widodo sebagai figur kunci dalam upaya BRIN membangun ketahanan bencana nasional.






Komentar