Program Jaga Jakarta yang terdiri dari empat pilar: Jaga Warga, Jaga Lingkungan, Jaga Aturan, dan Jaga Keamanan, dinilai sebagai terobosan penting karena mengajak warga menjadi subjek utama dalam keamanan lingkungan. Upaya ini tidak hanya meminimalkan risiko kejahatan, tetapi juga meningkatkan rasa kepemilikan warga terhadap ketertiban umum.
JAN melihat konsolidasi ini sebagai momentum memperkuat hubungan Polri dan masyarakat, terutama dengan pendekatan humanis yang ditekankan Kapolda kepada Satpam dan Satkamling. “Keterlibatan masyarakat adalah faktor kunci. Ketika warga merasa dihargai dan didengar, kemitraan keamanan akan tumbuh lebih kuat dan efektif,” tegas Romadhon.
Dengan semangat kolaboratif ini, JAN mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif menjaga keamanan selama perayaan Nataru. Polri telah menunjukkan kesiapan institusional, sementara warga diharapkan menjadi mata dan telinga pertama agar Jakarta tetap aman, tertib, dan damai.















Komentar