João Pedro Gonçalves Neves mencetak gol keduanya pada menit ke-81, membuat skor menjadi 8-1. Francisco Conceição kemudian menutup pesta gol di penghujung laga, tepatnya pada menit 90+2, melalui assist dari João Félix. Skor akhir 9-1 menjadi bukti dominasi penuh Portugal sepanjang 90 menit.
Statistik pertandingan juga mempertegas keunggulan Portugal. Mereka mencatat 135 serangan dengan 70 serangan berbahaya, jauh di atas Armenia yang hanya mampu menciptakan 36 serangan. Penguasaan bola Portugal mencapai 76 persen, membuktikan kontrol penuh mereka atas jalannya pertandingan.
Kemenangan telak ini menjadi pernyataan kuat bahwa Portugal tetap mematikan meski tanpa Ronaldo. Kualitas kolektif, alur permainan cepat, serta kreativitas lini tengah membuat mereka tampil terlalu superior bagi Armenia. Hasil ini juga memastikan Portugal semakin kokoh dalam persaingan menuju putaran final Piala Dunia.







Komentar