JAKARTA, NUSANTARAVOICE.COM — PT PLN (Persero) bersama Pemerintah RI menegaskan langkah bersejarah menuju pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) sebagai sumber energi masa depan. Rencana ini tidak hanya menjadi simbol lompatan teknologi, tetapi juga jawaban atas kebutuhan energi nasional yang semakin meningkat dengan tuntutan rendah emisi.
PLN menyebut, pengembangan PLTN akan menghadirkan pasokan listrik yang andal, bersih, serta terjangkau bagi masyarakat. Teknologi nuklir modern menjanjikan tingkat keamanan tinggi dan efisiensi yang sulit ditandingi oleh energi fosil. Komitmen ini sejalan dengan target Net Zero Emission (NZE) 2060 yang sudah dicanangkan pemerintah.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa PLTN adalah pilihan strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi Indonesia. “Kami ingin memastikan ketersediaan energi bersih yang stabil, terutama untuk kebutuhan industri skala besar dan rumah tangga,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Langkah ini juga diapresiasi oleh kalangan masyarakat sipil. Romadhon Jasn, Direktur Gagas Nusantara, menilai kehadiran PLTN merupakan bagian dari visi besar Indonesia untuk tidak lagi bergantung pada energi fosil di masa depan. “Ini adalah momentum penting menuju kedaulatan energi nasional,” kata Romadhon di Jakarta, Kamis (28/8).
PLN menekankan, pembangunan PLTN tidak dilakukan terburu-buru, melainkan melalui kajian matang dengan melibatkan pakar nasional maupun internasional. Aspek keselamatan, keamanan lingkungan, hingga partisipasi publik menjadi syarat mutlak dalam setiap tahapan.
Menurut Romadhon Jasn, sikap hati-hati namun progresif yang ditempuh PLN menunjukkan kepemimpinan visioner dalam transisi energi. “Kita membutuhkan keberanian seperti ini untuk membuka jalan bagi inovasi energi bersih,” tegasnya.
Komentar