Kamasta Desak Pencopotan GM DAMRI Kendari, Manajemen Beri Klarifikasi

KENDARI, NUSANTARAVOICE.COM — Kinerja Perum DAMRI Cabang Kendari kembali menuai kritik. Organisasi Keluarga Mahasiswa Sulawesi Tenggara Jakarta (Kamasta) mendesak Perum DAMRI pusat segera mencopot General Manager (GM) cabang Kendari yang dinilai gagal menjalankan pelayanan publik.

Ketua Umum Kamasta, Akril Abdillah, menyebut sederet persoalan muncul akibat lemahnya manajemen di cabang tersebut. Mulai dari dugaan manipulasi tarif logistik, pelanggaran pelayanan penumpang, hingga kecelakaan lalu lintas yang melibatkan armada DAMRI.

“Bobroknya manajemen DAMRI cabang Kendari sudah nyata. InsyaAllah kami akan terus membuka kelalaian yang ada. Jalan satu-satunya adalah mencopot GM dan melakukan evaluasi menyeluruh,” tegas Akril.

Ia menyoroti kasus kecelakaan bus DAMRI di jalur Mawasangka–Kendari yang kini ditangani Polres Buton Tengah. Menurutnya, proses hukum harus terbuka dan tidak boleh ditutup-tutupi. Selain itu, Kamasta juga menuding adanya penyimpangan dalam layanan logistik yang merugikan masyarakat karena tarif dinilai tidak transparan.

“Sebagai perusahaan milik negara, DAMRI seharusnya memberi layanan yang terjangkau, bukan membebani publik,” tambah Akril.

Baca juga:  Pemprov Sultra Matangkan Persiapan Rakornas Produk Hukum Daerah 2025

Komentar